--> Cara Menjalin Keakraban Dengan Anak | Indravok Cara Menjalin Keakraban Dengan AnakIndravok

Suka belajar Devops

Rabu, 02 Januari 2013

Cara Menjalin Keakraban Dengan Anak

| Rabu, 02 Januari 2013
Kehadiran anak dalam keluarga merupakan sebuah pelengkap kebahagiaan dalam bahtera rumah tangga kita. Namun begitu banyak kita dengar dan saksikan, anak yang disia-siakan oleh orang tuanya sendiri. Mulai dari masih dalam kandungan ibunya, hingga anak itu sudah lahir ke dunia. Sudah tak terhitung ibu yang melakukan aborsi karena hamil di luar nikah, atau bayi yang dibuang begitu saja di tempat sampah dan dilempar ke sungai. Sementara di satu sisi yang lain, banyak sekali pasangan suami istri yang sangat mendambakan anak, tetapi masih juga belum Allah berikan kesempatan untuk memegang amanah mulia tersebut. Sungguh sebuah ironi..
Anak adalah titipan dari Allah yang harus kita jaga sebaik mungkin, karena anak adalah investasi masa depan kita. Bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Bukankah anak yang soleh akan menjadi penyebab orang tua masuk surga? Oleh karena itu mulailah menjaga si kecil dari sejak dalam kandungan hingga ia lahir, beranjak besar hingga ia dewasa nanti. Beranjak dari beberapa permasalah inilah duniatips.web.id akan memberikan tips menjalin keakraban dengan anak.
Jangan  membuat  alasan  bahwa  anda  akan  menghabiskan lebih banyak waktu bersama  dengan  anak-anak ketika anda akan mempunyai lebih banyak waktu di kemudian  hari,  karena  "Hidup  Akan Selalu Sibuk!" Kita dapat jatuh dalam perangkap  kesibukan  memberikan anak-anak kita apa yang tidak kita miliki, yaitu  kita gagal memberikan mereka apa yang kita miliki. Anda harus berada disana untuk mereka, karena jika anda tidak ada disana untuk mereka, mereka tidak  akan  mendengarkan  anda. Sekali pintu masa kanak-kanak tertutup, ia akan tertutup. Dan akan menutup dengan sangat cepat. Di masa tua kita, kita tidak akan pernah menyesali kalau kita tidak  menghabiskan banyak waktu di kantor, tetapi kita tentu saja menyesali tidak menghabiskan banyak waktu dengan keluarga kita.
Bermain  dan  bersenang-senang  dengan anak anda. Tertawalah dengan mereka. Karena ini adalah salah satu kunci yang mengikat kebersamaan keluarga anda. Dan anak anda akan mengingat hari-hari bahagia yang mereka habiskan bersama anda.

3. Berikan Cinta Tanpa Syarat
Anda  tidak dapat membuat anak anda menjadi seseorang yang dia tidak mampu. Setiap  anak  adalah  unik.  Oleh  karena  itu, belajarlah mengidentifikasi keunikan  dan kualitas anak-anak anda. Belajar untuk hidup dengan kelemahan dan  kekuatan  mereka.  Beberapa  kelemahan  dapat  anda bantu untuk rubah,
tetapi tidak semua.
 
4. Tetapkan batas
Menetapkan  batas  misalnya  menetapkan kedisiplinan itu penting. Anak anda  akan  selalu menguji batas yang anda tetapkan, tetapi anda harus tenang dan tegas  akan  hal ini. Karena dengan menetapkan batas anda mendemonstrasikan nilai-nilai  anda  kepada  anak-anak  anda,  nilai-nilai yang anda harapkan  untuk  berikan  kepada mereka. Nilai-nilai seperti, tepat waktu, kejujuran, menepati  janji,  dsb.  Anak  anda akan selalu menguji batas-batas tersebut apakah dapat mereka langgar, tetaplah tegas - karena tidak ada yang membuat si  anak  merasa  tidak  aman  selain  ketika  kita sebagai orang tua terus  membiarkan  batas-batas  tsb  dilanggar.  Catatan akan hal ini adalah orang tua  harus  memilih  pertempuran yang akan mereka perangi. Biarkan beberapa berlalu,   tetapi   jangan   hal   yang   terpenting.   Tetaplah  konsisten mengkomunikasikan kepada anak-anak nilai-nilai anda tersebut.

5. Pujilah anak anda
Orang  tua  selalu  punya  kebiasaan  menangkap  kesalahan anak mereka, dan menekankan  kesalahan  tersebut.  Lebih baik "menangkap anak anda melakukan sesuatu  yang  benar!"Biarkan  mereka mendengar anda memuji mereka di depan orang  lain. Ini akan meningkatkan harga diri dan percaya diri mereka. Anak yang  percaya  diri akan belajar dari ajaran anda dengan lebih baik. Kenapa hal  ini  dapat  berjalan ? Anak suka menyenangkan orang tua mereka. Ketika mereka  merasa telah menyenangkan anda, mereka akan terus melakukan hal-hal tersebut yang akan menyenangkan anda.
Jangan  membandingkan  anak  anda  dengan saudaranya atau dengan yang lain. Setiap  anak adalah unik. Kenalilah kualitasnya dan fokuskan pada bagaimana menolong anak anda menggunakan kualitas-kualitas tersebut.
Anda  seharusnya  mendengarkan  nasihat orang tua yang lain akan pengalaman  mereka,  tetapi  orang  tua  harus  memutuskan  apa yang terbaik untuk anak mereka,  karena  tiap  anak  berbeda.  Oleh  karena  itu,  jangan  khawatir mendengarkan  komentar  orang  lain  akan cara anda mendidik. Kadang-kadang anda   akan  berbuat  kesalahan,  tetapi  kesalahan  akan  menuntun  kepada pencerahan dan kejelasan.
Ingat  untuk  menyisihkan  waktu untuk meneruskan kepada anak anda apa yang anda  yakini, yaitu nilai-nilai anda. Dr. James Dobson berkata bahwa remaja sekarang  menghadapi  lebih  banyak  tekanan  dan menghadapi kehidupan yang lebih  stress  daripada  remaja  dahulu.  
Dia menggambarkannya seperti ini:
Remaja  dahulu  melalui  sebuah  koridor,  dengan  pintu  dikiri  dan kanan tertuliskan  "Sex", "Obat-obatan", "Disko", "Alkohol", "Rokok", dll. tetapi semua  pintu tertutup. 
Kadang-kadang ada seseorang saja yang masuk ke pintu tersebut.  Remaja  sekarang  berjalan melalui koridor, dengan pintu yg sama dikiri  dan kanan, tetapi semua pintu terbuka, dan ada banyak orang di tiap pintu, yang merayu dan membuat janji-jani yang merayu remaja tersebut untuk masuk.  Katakan  kepada  anak anda bahwa "MEREKA ISTIMEWA, dan mereka TIDAK PERLU menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka istimewa". "Didiklah orang muda  menurut  jalan  yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang daripada jalan itu" Amsal 22:6

Kita harus pantang menyerah dalam mendidik anak-anak kita. baik itu dikalah susah ekonomi, anak sangat nakal, dll. kesemuanya itu tergantung pemantauan dari keluaraga.
Kadang-kadang  kita  harus membiarkan mereka pergi, untuk menunjukkan bahwa kita   mempercayai   mereka.   Kadang-kadang,  mereka  akan  jatuh,  tetapi kesalahan-kesalahan akan membantu anak kecil tersebut untuk tumbuh dewasa.


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar